Pekalongan (11/12) – Menjelang penutup tahun 2025, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama (WR III) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur), Prof. Dr. Hj. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H., memimpin rapat koordinasi untuk meninjau kembali capaian dan tantangan yang dihadapi selama satu tahun terakhir.
Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (10/12/2025) di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Perkuliahan Terpadu Kampus 2 ini melibatkan para wakil dekan, pimpinan lembaga seperti CDC dan PSGA, Mudir Ma’had al-Jami’ah, hingga tenaga kependidikan. Dalam rapat tersebut, masing-masing unit menyampaikan laporan perkembangan program, kendala teknis maupun administratif, serta rekomendasi perbaikan untuk tahun mendatang.
Kemahasiswaan: Optimalisasi Program dan Pembinaan Lingkungan
Pada sesi pembahasan bidang kemahasiswaan, sejumlah isu menjadi perhatian. Beberapa program seperti Beasiswa Tahfidz Hadits disebut belum terserap secara maksimal. Selain itu, alokasi dana delegasi mahasiswa belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena kebijakan efisiensi dan beralihnya banyak kegiatan nasional ke format daring. Evaluasi turut dilakukan terhadap penerapan standar etika komunikasi, kebijakan berpakaian, serta penguatan pembinaan lingkungan kampus agar atmosfer akademik lebih kondusif dan tetap selaras dengan nilai-nilai keagamaan.
Alumni: Penguatan Basis Data dan Konektivitas
Di bidang alumni, CDC melaporkan kemajuan signifikan pada penyempurnaan tracer study selama dua tahun terakhir. Penguatan basis data ini diharapkan mampu meningkatkan pemetaan keterserapan alumni di dunia kerja. ILUIN juga memaparkan agenda penguatan struktur dan aktivitas organisasi alumni untuk memperluas kontribusi serta mempererat hubungan antarlulusan.
Kerjasama: Banyak Dokumen, Minim Implementasi
Sementara pada bidang kerjasama, tahun 2025 tercatat menghasilkan 82 dokumen kerja sama, terdiri dari 22 MoU dan 60 MoA. Namun demikian, pelaksanaan kerja sama di lapangan masih belum sesuai harapan sehingga diperlukan langkah percepatan, koordinasi lintas unit, dan mekanisme monitoring yang lebih efektif untuk memastikan kesepakatan dapat diimplementasikan secara nyata.
WR III menekankan bahwa seluruh hasil pertemuan akan menjadi dasar bagi penyusunan langkah tindak lanjut di awal tahun 2026. Rapat lanjutan akan difokuskan per bidang secara bertahap agar setiap permasalahan dapat dibahas secara detail dan ditangani secara tepat.
Menutup rapat, Prof. Shinta memberikan penghargaan kepada seluruh peserta atas dedikasi dan kerja kerasnya. “Komunikasi yang terbangun melalui koordinasi rutin seperti ini sangat penting untuk memperkuat pelayanan kepada mahasiswa. Mari terus menjaga semangat kolaborasi agar UIN Gus Dur semakin maju dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pesannya. (LANMIK)
Kontributor : Abdul Azim



